amazing.indonesianforum.net
BICARAKAN APA YANG KAMU INGINKAN,
BERGABUNGLAH DI FORUM AMAZING.
amazing.indonesianforum.net-Google pagerank,alexa rank,Competitor
Latest topics
» Prabowo Subianto
Fri Jun 06, 2014 11:30 pm by Admin

» RAMALAN SHIO 2014
Sat Dec 28, 2013 6:13 pm by Admin

» RAMALAN ZODIAK 2014
Sat Dec 28, 2013 6:06 pm by Admin

» DNS Super Cepat
Thu Oct 17, 2013 12:30 am by Admin

» Misteri Stonehenge di Inggris.
Wed Aug 14, 2013 5:56 pm by Admin

» Lampu Besar di Piramida Mesir ?
Wed Aug 14, 2013 5:04 pm by Admin

» Keajaiban Tumbuhan Mencengangkan Para Ilmuan
Wed Aug 14, 2013 4:40 pm by Admin

» Facebook Messenger
Tue Aug 06, 2013 2:48 pm by Admin

» hot promo kingbookie bonus new member 10% + deposit selanjutnya 5%
Thu Jul 18, 2013 12:59 pm by xbot009

» Trik Download Video Youtube melalui Handphone
Thu Jul 04, 2013 4:55 pm by Admin

» Melihat Watak seseorang dari Huruf depan namanya.
Thu Jul 04, 2013 4:50 pm by Admin

» Beli jam tangan (rolex) gratis gelang kesehatan bio-g
Mon May 13, 2013 2:46 pm by arlojitop

» == Beli TAG HEUER GRATIS ALAT KESEHATAN ===
Mon May 13, 2013 2:20 pm by arlojitop

» Mengenal Tradisi Puasa Kejawen di Indonesia
Wed Apr 10, 2013 12:34 am by Admin

» Waspadalah terhadap Penipuan Online di Internet !
Tue Mar 19, 2013 6:47 pm by Admin

» BERITA UP TO DATE
Wed Mar 06, 2013 3:50 pm by Admin

» Cara Mendaftarkan Nama Perusahaan
Wed Mar 06, 2013 3:06 pm by Admin

» Mental Wirausaha Di Indonesia Masih Lemah
Wed Mar 06, 2013 3:00 pm by Admin

» Hanya Motif Prestasi Yang Membuat Berhasil, Bukan Motif Ekonomis!
Wed Mar 06, 2013 2:50 pm by Admin

» Sering Gagal? Mereka Juga Pernah Mengalaminya!
Wed Mar 06, 2013 2:44 pm by Admin

» Perusahaan sedang pailit: Apakah ini justru sebuah peluang?
Wed Mar 06, 2013 2:33 pm by Admin

» Trik Membidik Pasar Bagi Industri Kecil
Wed Mar 06, 2013 2:18 pm by Admin

» Internet Sebuah Revolusi Baru Bagi Industri Kecil
Wed Mar 06, 2013 2:14 pm by Admin

» Keuntungan dan Kerugian Hak Guna Bangunan (HGB)
Wed Mar 06, 2013 2:07 pm by Admin

» Aturan-Aturan Wajib dalam Jual-Beli Tanah dan Rumah
Wed Mar 06, 2013 1:44 pm by Admin

» Arti Kedutan Mata dan Bagian Tubuh Yang Lain.
Tue Feb 05, 2013 9:59 pm by Admin

» My Diary Blog
Mon Feb 04, 2013 2:17 am by coco.al.mahdi

» Deposito atau Investasi ?
Sun Feb 03, 2013 11:56 pm by Admin

» Ramalan Kehidupan di tahun 2013
Sun Dec 30, 2012 10:33 pm by Admin

» Ramalan Zodiak Anda di Tahun 2013.
Sun Dec 30, 2012 10:18 pm by Admin

» Arti TAHI LALAT pada diri Anda.
Sun Dec 30, 2012 9:51 pm by Admin

» Ramalan Shio Anda di tahun 2013.
Sun Dec 30, 2012 9:17 pm by Admin

» Apa itu Bakteri ?
Mon Dec 24, 2012 11:45 pm by Admin

»  Casino JACKPOT DARTS 12BET
Sat Dec 22, 2012 3:22 pm by mcloud

» Taruhan Bola 12BET LUCKY DRAW Hadiah Maksimum USD10,000
Sat Dec 22, 2012 3:22 pm by mcloud

» Prediksi Roma vs AC Milan
Sat Dec 22, 2012 3:22 pm by mcloud

» Prediksi Swansea City vs Manchester United
Sat Dec 22, 2012 3:22 pm by mcloud

» Prediksi Inter Milan vs Genoa Liga Italia
Sat Dec 22, 2012 3:22 pm by mcloud

» Semua PROMO di Sports 12BET
Thu Dec 20, 2012 1:55 pm by mcloud

» LIVE BACCARAT di 12BET CASINO
Thu Dec 20, 2012 1:54 pm by mcloud

» Chelsea Tantang Swansea, Bradford Jumpa Villa
Thu Dec 20, 2012 9:16 am by mcloud

» Indonesia Ungguli Malaysia di Ranking FIFA
Thu Dec 20, 2012 9:16 am by mcloud

» Milito Inginkan Destro Bermain di Inter
Thu Dec 20, 2012 9:15 am by mcloud

» 12BET - Situs Judi Bola Terpercaya
Tue Dec 18, 2012 1:04 pm by mcloud

» Game Slots ARCHER 12BET Casino
Tue Dec 18, 2012 1:03 pm by mcloud

» QPR Ingin Anelka dan Joe Cole di Bulan Januari
Tue Dec 18, 2012 12:59 pm by mcloud

» Reaksi Arsenal Puaskan Wenger
Tue Dec 18, 2012 12:59 pm by mcloud

» 'Ini Arsenal yang Dulu'
Tue Dec 18, 2012 12:58 pm by mcloud

» 33% BONUS SELAMAT DATANG
Mon Dec 17, 2012 2:44 pm by mcloud

» Gabung Kasino 12BET dan terima CASHBACK TANPA BATAS HARI INI!
Mon Dec 17, 2012 2:43 pm by mcloud

» O'Neill: Van Persie, Messi-nya MU
Mon Dec 17, 2012 2:36 pm by mcloud

» Chelsea Gagal Juara, Air Mata David Luiz Tumpah
Mon Dec 17, 2012 2:34 pm by mcloud

» Level Pemain: Buruk, Bagus, Sangat Bagus, Luar Biasa, Lionel Messi
Mon Dec 17, 2012 2:33 pm by mcloud

» O'Neill: Van Persie, Messi-nya MU
Mon Dec 17, 2012 2:02 pm by mcloud

» Chelsea Gagal Juara, Air Mata David Luiz Tumpah
Mon Dec 17, 2012 2:01 pm by mcloud

» Level Pemain: Buruk, Bagus, Sangat Bagus, Luar Biasa, Lionel Messi
Mon Dec 17, 2012 2:01 pm by mcloud

» 33% BONUS SELAMAT DATANG
Mon Dec 17, 2012 1:59 pm by mcloud

» Gabung Kasino 12BET dan terima CASHBACK TANPA BATAS HARI INI!
Mon Dec 17, 2012 1:58 pm by mcloud

» Promo Casino 12BET
Sun Dec 16, 2012 3:39 pm by mcloud

» LUCKY DRAW Hadiah Maksimum USD10,000
Sun Dec 16, 2012 3:38 pm by mcloud

» Ashley Cole Hengkang, Chelsea Bidik Fabio Coentrao
Sun Dec 16, 2012 3:35 pm by mcloud

» Tottenham Kembali Lirik Joao Moutinho
Sun Dec 16, 2012 3:34 pm by mcloud

» Swansea City Perpanjang Kontrak Neil Taylor
Sun Dec 16, 2012 3:34 pm by mcloud

» BONUS harian hingga IDR 600.000
Thu Dec 13, 2012 1:33 pm by mcloud

» 33% BONUS SELAMAT DATANG
Thu Dec 13, 2012 1:31 pm by mcloud

» Special Bonus Hari ini 50%.
Wed Dec 12, 2012 8:39 pm by zonaplay

» TRIPLE 12 LUCKY DRAW IDR 12,000,000!
Wed Dec 12, 2012 12:54 pm by mcloud

» 12-12-12 BONUS DEPOSIT!
Wed Dec 12, 2012 12:53 pm by mcloud

» Prediksi Cordoba vs Barcelona
Wed Dec 12, 2012 12:50 pm by mcloud

» Prediksi Parma vs Catania
Wed Dec 12, 2012 12:49 pm by mcloud

» Prediksi Monterrey vs Chelsea
Wed Dec 12, 2012 12:48 pm by mcloud

» LUCKY DRAW Hadiah Maksimum USD10,000
Tue Dec 11, 2012 3:16 pm by mcloud

» Ghost Rider Shocks Slot Players With 20 Free Spins And X3 Multiplier
Tue Dec 11, 2012 3:16 pm by mcloud

» Yaya Toure Peringatkan MU
Tue Dec 11, 2012 3:13 pm by mcloud

» 'Messi Masih Bisa Lebih dan Lebih Lagi'
Tue Dec 11, 2012 3:12 pm by mcloud

» Prediksi Roma vs Atalanta
Tue Dec 11, 2012 3:12 pm by mcloud

» APA ITU GOOGLE ADSENSE ?
Thu Dec 06, 2012 5:33 pm by Admin

» KOPASSUS Pasukan Elite Militer Indonesia Terhebat Ketiga di Dunia.
Wed Dec 05, 2012 2:00 am by Admin

» Bola Tangkas Banjir Royal. Banyak Joker Depan.
Mon Dec 03, 2012 7:21 pm by master

» Mengenal Presiden Republik Indonesia.
Thu Nov 29, 2012 2:12 pm by talkaz

» Macam-macam Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Negara Republik Indonesia
Fri Nov 23, 2012 3:26 pm by talkaz

» Lambang Garuda (Pancasila) Mengalami 3x Perubahan.
Fri Nov 23, 2012 3:24 pm by talkaz

» KALO BEGINI APA NAMANYA?
Tue Nov 20, 2012 3:58 pm by talkaz

» KALO LUCU KETAWA DONG.
Tue Nov 20, 2012 3:55 pm by talkaz

» Apa Itu Ciuman ?
Thu Nov 15, 2012 1:40 am by Admin

» Album Lyric Lagu Barat
Wed Nov 07, 2012 4:09 am by Admin

» HUMOR POLITIK
Mon Nov 05, 2012 4:12 pm by talkaz

» HUMOR UMUM DAN APA ADANYA
Mon Nov 05, 2012 4:07 pm by talkaz

» Memasang Search Engine di Blog Anda.
Sun Nov 04, 2012 1:16 am by Admin

» BACA 1001 HUMOR
Fri Nov 02, 2012 10:42 am by talkaz

» KUMPULAN ANEKDOT GUSDUR
Fri Nov 02, 2012 10:38 am by talkaz

» Renungkanlah...!
Wed Oct 31, 2012 12:30 am by Admin

» Hikmah Turunnya Hujan.
Tue Oct 30, 2012 3:08 am by coco.al.mahdi

» Zionis Israel Telah Menipu Profil Masjidil Aqsa.
Tue Oct 30, 2012 2:44 am by coco.al.mahdi

» Pernyataan Prof. Quraish Shihab soal Jilbab.
Tue Oct 30, 2012 1:38 am by coco.al.mahdi

» Kesalahan Gambar/Video Pada Topik Forum
Mon Oct 29, 2012 12:45 am by Admin

» TAFSIR MIMPI
Fri Oct 19, 2012 12:32 am by Admin

» Tataplah Gambar ini selama 30 detik.
Tue Oct 16, 2012 1:47 pm by talkaz

» Tanggal Lahir Anda = Kepribadian Anda?
Fri Oct 12, 2012 4:49 pm by coco.al.mahdi

Related Posts Plugin

Apa Itu "DNS" ?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Apa Itu "DNS" ?

Post by Admin on Sun May 13, 2012 3:47 pm



Sistem Penamaan Domain ; SNR (bahasa Inggris: (Domain Name System; DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain.
DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet dimana saat pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6).

Sejarah singkat DNS

Penggunaan nama sebagai pengabstraksi alamat mesin di sebuah jaringan komputer yang lebih dikenal oleh manusia mengalahkan TCP/IP, dan kembali ke zaman ARPAnet. Dahulu, setiap komputer di jaringan komputer menggunakan file HOSTS.TXT dari SRI (sekarang SIR International), yang memetakan sebuah alamat ke sebuah nama (secara teknis, file ini masih ada - sebagian besar sistem operasi modern menggunakannya baik secara baku maupun melalui konfigurasi, dapat melihat Hosts file untuk menyamakan sebuah nama host menjadi sebuah alamat IP sebelum melakukan pencarian via DNS). Namun, sistem tersebut di atas mewarisi beberapa keterbatasan yang mencolok dari sisi prasyarat, setiap saat sebuah alamat komputer berubah, setiap sistem yang hendak berhubungan dengan komputer tersebut harus melakukan update terhadap file Hosts.

Dengan berkembangnya jaringan komputer, membutuhkan sistem yang bisa dikembangkan: sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya di satu tempat, host lain akan mempelajari perubaha tersebut secara dinamis. Inilah DNS.
Paul Mockapetris menemukan DNS di tahun 1983; spesifikasi asli muncul di RFC 882 dan 883. Tahun 1987, penerbitan RFC 1034 dan RFC 1035 membuat update terhadap spesifikasi DNS. Hal ini membuat RFC 882 dan RFC 883 tidak berlaku lagi. Beberapa RFC terkini telah memproposikan beberapa tambahan dari protokol inti DNS.

Teori bekerja DNS


Para Pemain Inti

Pengelola dari sistem DNS terdiri dari tiga komponen:

  • DNS resolver, sebuah program klien yang berjalan di komputer pengguna, yang membuat permintaan DNS dari program aplikasi.
  • recursive DNS server, yang melakukan pencarian melalui DNS sebagai tanggapan permintaan dari resolver, dan mengembalikan jawaban kepada para resolver tersebut;
dan ...

  • authoritative DNS server yang memberikan jawaban terhadap permintaan dari recursor, baik dalam bentuk sebuah jawaban, maupun dalam bentuk delegasi (misalkan: mereferensikan ke authoritative DNS server lainnya)

Pengertian beberapa bagian dari nama domain

Sebuah nama domain biasanya terdiri dari dua bagian atau lebih (secara teknis disebut label), dipisahkan dengan titik.

  • Label paling kanan menyatakan top-level domain - domain tingkat atas/tinggi (misalkan, alamat www.wikipedia.org memiliki top-level domain org).
  • Setiap label di sebelah kirinya menyatakan sebuah sub-divisi atau subdomain dari domain yang lebih tinggi. Catatan: "subdomain" menyatakan ketergantungan relatif, bukan absolut. Contoh: wikipedia.org merupakan subdomain dari domain org, dan id.wikipedia.org dapat membentuk subdomain dari domain wikipedia.org (pada praktiknya, id.wikipedia.org sesungguhnya mewakili sebuah nama host - lihat dibawah). Secara teori, pembagian seperti ini dapat mencapai kedalaman 127 level, dan setiap label dapat terbentuk sampai dengan 63 karakter, selama total nama domain tidak melebihi panjang 255 karakter. Tetapi secara praktik, beberapa pendaftar nama domain (domain name registry) memiliki batas yang lebih sedikit.
  • Terakhir, bagian paling kiri dari bagian nama domain (biasanya) menyatakan nama
    host. Sisa dari nama domain menyatakan cara untuk membangun jalur logis untuk informasi yang dibutuhkan; nama host adalah tujuan sebenarnya dari nama sistem yang dicari alamat IP-nya. Contoh: nama domain www.wikipedia.org memiliki nama host "www".
DNS memiliki kumpulan hierarki dari DNS servers. Setiap domain atau subdomain memiliki satu atau lebih authoritative DNS Servers (server DNS otorisatif) yang mempublikasikan informasi tentang domain tersebut dan nama-nama server dari setiap domain di-"bawah"-nya. Pada puncak hirarki, terdapat root servers- induk server nama: server yang ditanyakan ketika mencari (menyelesaikan/resolving) dari sebuah nama domain tertinggi (top-level domain).

Sebuah contoh dari teori rekursif DNS

Sebuah contoh mungkin dapat memperjelas proses ini. Andaikan ada aplikasi yang memerlukan pencarian alamat IP dari www.wikipedia.org. Aplikasi tersebut bertanya ke DNS recursor lokal.

  • Sebelum dimulai, recursor harus mengetahui dimana dapat menemukan root nameserver; administrator dari recursive DNS server secara manual mengatur (dan melakukan update secara berkala) sebuah file dengan nama root hints zone (panduan akar DNS) yang menyatakan alamat-alamt IP dari para server tersebut.
  • Proses dimulai oleh recursor yang bertanya kepada para root server tersebut - misalkan: server dengan alamat IP "198.41.0.4" - pertanyaan "apakah alamat IP dari www.wikipedia.org?"
  • Root server menjawab dengan sebuah delegasi, arti kasarnya: "Saya tidak tahu alamat IP dari www.wikipedia.org, tapi saya "tahu" bahwa server DNS di 204.74.112.1 memiliki informasi tentang domain org."
  • Recursor DNS lokal kemudian bertanya kepada server DNS (yaitu: 204.74.112.1) pertanyaan yang sama seperti yang diberikan kepada root server.
    "apa alamat IP dari www.wikipedia.org?". (umumnya) akan didapatkan jawaban yang sejenis, "saya tidak tahu alamat dari www.wikipedia.org, tapi saya "tahu" bahwa server 207.142.131.234 memiliki informasi dari domain wikipedia.org."
  • Akhirnya, pertanyaan beralih kepada server DNS ketiga (207.142.131.234), yang menjawab dengan alamat IP yang dibutuhkan.
Proses ini menggunakan pencarian rekursif (recursion / recursive searching).

Pengertian pendaftaran domain dan glue records


Membaca contoh di atas, Anda mungkin bertanya: "bagaimana caranya DNS server 204.74.112.1 tahu alamat IP mana yang diberikan untuk domain wikipedia.org?" Pada awal proses, kita mencatat bahwa sebuah DNS recursor memiliki alamat IP dari para root server yang (kurang-lebih) didata secara explisit (hard coded). Mirip dengan hal tersebut, server nama (name server) yang otoritatif untuk top-level domain mengalami perubahan yang jarang.
Namun, server nama yang memberikan jawaban otorisatif bagi nama domain yang umum mengalami perubahan yang cukup sering. Sebagai bagian dari proses pendaftaran sebuah nama domain (dan beberapa waktu sesudahnya), pendaftar memberikan pendaftaran dengan server nama yang akan mengotorisasikan nama domain tersebut; maka ketika mendaftar wikipedia.org, domain tersebut terhubung dengan server nama gunther.bomis.com dan zwinger.wikipedia.org di pendaftar .org. Kemudian, dari contoh di atas, ketika server dikenali sebagai 204.74.112.1 menerima sebuah permintaan, DNS server memindai daftar domain yang ada, mencari wikipedia.org, dan mengembalikan server nama yang terhubung dengan domain tersebut.

Biasanya, server nama muncul berdasarkan urutan nama, selain berdasarkan alamat IP. Hal ini menimbulkan string lain dari permintaan DNS untuk menyelesaikan nama dari server nama; ketika sebuah alamat IP dari server nama mendapatkan sebuah pendaftaran di zona induk, para programmer jaringan komputer menamakannya sebuah glue record (daftar lekat???)

Ketika sebuah aplikasi (misalkan web broswer), hendak mencari alamat IP dari sebuah nama domain, aplikasi tersebut tidak harus mengikuti seluruh langkah yang disebutkan dalam teori di atas. Kita akan melihat dulu konsep caching, lalu mengertikan operasi DNS di "dunia nyata".

Caching dan masa hidup (caching and time to live)


Karena jumlah permintaan yang besar dari sistem seperti DNS, perancang DNS menginginkan penyediaan mekanisme yang bisa mengurangi beban dari masing-masing server DNS. Rencana mekanisnya menyarankan bahwa ketika sebuah DNS resolver (klien) menerima sebuah jawaban DNS, informasi tersebut akan di cache untuk jangka waktu tertentu. Sebuah nilai (yang di-set oleh administrator dari server DNS yang memberikan jawaban) menyebutnya sebagai time to live (masa hidup), atau TTL yang mendefinisikan periode tersebut. Saat jawaban masuk ke dalam cache, resolver akan mengacu kepada jawaban yang disimpan di cache tersebut; hanya ketika TTL usai (atau saat administrator mengosongkan jawaban dari memori resolver secara manual) maka resolver menghubungi server DNS untuk informasi yang sama.

Waktu propagasi (propagation time)


Satu akibat penting dari arsitektur tersebar dan cache adalah perubahan kepada suatu DNS tidak selalu efektif secara langsung dalam skala besar/global. Contoh berikut mungkin akan menjelaskannya:
Jika seorang administrator telah mengatur TTL selama 6 jam untuk host www.wikipedia.org, kemudian mengganti alamat IP dari www.wikipedia.org pada pk 12:01, administrator harus mempertimbangkan bahwa ada (paling tidak) satu individu yang menyimpan cache jawaban dengan nilai lama pada pk 12:00 yang tidak akan menghubungi server DNS sampai dengan pk 18:00. Periode antara pk 12:00 dan pk 18:00 dalam contoh ini disebut sebagai waktu propagasi (propagation time), yang bisa didefiniskan sebagai periode waktu yang berawal antara saat terjadi perubahan dari data DNS, dan berakhir sesudah waktu maksimum yang telah ditentukan oleh TTL berlalu. Ini akan mengarahkan kepada pertimbangan logis yang penting ketika membuat perubahan kepada DNS: tidak semua akan melihat hal yang sama seperti yang Anda lihat. RFC1537 dapat membantu penjelasan ini.

DNS di dunia nyata


Di dunia nyata, user tidak berhadapan langsung dengan DNS resolver - mereka berhadapan dengan program seperti web brower (Mozilla Firefox, Safari, Opera, Internet Explorer, Netscape, Konqueror dan lain-lain dan klien mail (Outlook Express, Mozilla Thunderbird dan lain-lain).
Ketika user melakukan aktivitas yang meminta pencarian DNS (umumnya, nyaris semua aktivitas yang menggunakan Internet), program tersebut mengirimkan permintaan ke DNS Resolver yang ada di dalam sistem operasi.

DNS resolver akan selalu memiliki cache (lihat di atas) yang memiliki isi pencarian terakhir. Jika cache dapat memberikan jawaban kepada permintaan DNS, resolver akan menggunakan nilai yang ada di dalam cache kepada program yang memerlukan. Kalau cache tidak memiliki jawabannya, resolver akan mengirimkan permintaan ke server DNS tertentu. Untuk kebanyakan pengguna di rumah, Internet Service Provider(ISP) yang menghubungkan komputer tersebut biasanya akan menyediakan server DNS: pengguna tersebut akan mendata alamat server secara manual atau menggunakan DHCP untuk melakukan pendataan tersebut. Namun jika administrator sistem / pengguna telah mengkonfigurasi sistem untuk menggunakan server DNS selain yang diberikan secara default oleh ISP misalnya seperti Google Public DNS ataupun OpenDNS, maka DNS resolver akan mengacu ke DNS server yang sudah ditentukan. Server nama ini akan mengikuti proses yang disebutkan di Teori DNS, baik mereka menemukan jawabannya maupun tidak. Hasil pencarian akan diberikan kepada DNS resolver; diasumsikan telah ditemukan jawaban, resolver akan menyimpan hasilnya di cache untuk penggunaan berikutnya, dan memberikan hasilnya kepada software yang meminta pencarian DNS tersebut.

Sebagai bagian akhir dari kerumitan ini, beberapa aplikasi seperti web browser juga memiliki DNS cache mereka sendiri, tujuannya adalah untuk mengurangi penggunaan referensi DNS resolver, yang akan meningkatkan kesulitan untuk melakukan debug DNS, yang menimbulkan kerancuan data yang lebih akurat. Cache seperti ini umumnya memiliki masa yang singkat dalam hitungan 1 menit.

Penerapan DNS lainnya

Sistem yang dijabarkan di atas memberikan skenario yang disederhanakan. DNS meliputi beberapa fungsi lainnya:

  • Nama host dan alamat IP tidak berarti terhubung secara satu-banding-satu.
    Banyak nama host yang diwakili melalui alamat IP tunggal: gabungan dengan pengasuhan maya (virtual hosting), hal ini memungkinkan satu komputer untuk malayani beberapa situs web. Selain itu, sebuah nama host dapat mewakili beberapa alamat IP: ini akan membantu toleransi kesalahan (fault tolerance dan penyebaran beban (load distribution), juga membantu suatu situs berpindah dari satu lokasi fisik ke lokasi fisik lainnya secara mudah.
  • Ada cukup banyak kegunaan DNS selain menerjemahkan nama ke alamat IP.
    Contoh:, agen pemindahan surat Mail transfer agents(MTA) menggunakan DNS untuk mencari tujuan pengiriman E-mail untuk alamat tertentu. Domain yang menginformasikan pemetaan exchange disediakan melalui rekod MX (MX record) yang meningkatkan lapisan tambahan untuk toleransi kesalahan dan penyebaran beban selain dari fungsi pemetaan nama ke alamat IP.
  • Kerangka Peraturan Pengiriman (Sender Policy Framework) secara kontroversi menggunakan keuntungan jenis rekod DNS, dikenal sebagai rekod TXT.
  • Menyediakan keluwesan untuk kegagalan komputer, beberapa server DNS memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya, tigabelas server akar (root servers) digunakan oleh seluruh dunia. Program DNS maupun sistem operasi memiliki alamat IP dari seluruh server ini. Amerika Serikat memiliki, secara angka, semua kecuali tiga dari server akar tersebut. Namun, dikarenakan banyak server akar menerapkan anycast, yang memungkinkan beberapa komputer yang berbeda dapat berbagi alamat IP yang sama untuk mengirimkan satu jenis services melalui area geografis yang luas, banyak server yang secara fisik (bukan sekedar angka) terletak di luar Amerika Serikat.
DNS menggunakan TCP dan UDP di port komputer 53 untuk melayani permintaan DNS. Nyaris semua permintaan DNS berisi permintaan UDP tunggal dari klien yang dikuti oleh jawaban UDP tunggal dari server. Umumnya TCP ikut terlibat hanya ketika ukuran data jawaban melebihi 512 byte, atau untuk pertukaaran zona DNS zone transfer.

Jenis-jenis catatan DNS

Beberapa kelompok penting dari data yang disimpan di dalam DNS adalah sebagai berikut:

  • A record atau catatan alamat memetakan sebuah nama host ke alamat IP 32-bit (untuk IPv4).
  • AAAA record atau catatan alamat IPv6 memetakan sebuah nama host ke alamat IP 128-bit (untuk IPv6).
  • CNAME record atau catatan nama kanonik membuat alias untuk nama domain. Domain yang di-alias-kan memiliki seluruh subdomain dan rekod DNS seperti aslinya.
  • [MX record]]' atau catatan pertukaran surat memetakan sebuah nama domain ke dalam daftar mail exchange server untuk domain tersebut.
  • PTR record atau catatan penunjuk
    memetakan sebuah nama host ke nama kanonik untuk host tersebut.
    Pembuatan rekod PTR untuk sebuah nama host di dalam domain in-addr.arpa yang mewakili sebuah alamat IP menerapkan pencarian balik DNS (reverse DNS lookup) untuk alamat tersebut. Contohnya (saat penulisan / penerjemahan artikel ini), www.icann.net memiliki alamat IP 192.0.34.164, tetapi sebuah rekod PTR memetakan ,,164.34.0.192.in-addr.arpa ke nama kanoniknya: referrals.icann.org.
  • NS record atau catatan server nama memetakan sebuah nama domain ke dalam satu daftar dari server DNS untuk domain tersebut. Pewakilan bergantung kepada rekod NS.
  • SOA record atau catatan otoritas awal (Start of Authority) mengacu server DNS yang mengediakan otorisasi informasi tentang sebuah domain Internet.
  • SRV record adalah catatan lokasi secara umum.
  • Catatan TXT mengijinkan administrator untuk memasukan data acak ke dalam catatan DNS; catatan ini juga digunakan di spesifikasi Sender Policy Framework.
Jenis catatan lainnya semata-mata untuk penyediaan informasi (contohnya, catatan LOC memberikan letak lokasi fisik dari sebuah host, atau data ujicoba (misalkan, catatan WKS memberikan sebuah daftar dari server yang memberikan servis yang dikenal (well-known service) seperti HTTP atau POP3 untuk sebuah domain.

Nama domain yang diinternasionalkan

Nama domain harus menggunakan satu sub-kumpulan dari karakter ASCII, hal ini mencegah beberapa bahasa untuk menggunakan nama maupun kata lokal mereka. ICANN telah menyetujui Punycode yang berbasiskan sistem IDNA, yang memetakan string Unicode ke karakter set yang valid untuk DNS, sebagai bentuk penyelesaian untuk masalah ini, dan beberapa registries sudah mengadopsi metode IDNS ini.

Pendaftar (registrant)

Tidak satupun individu di dunia yang "memiliki" nama domain kecuali Network Information Centre (NIC), atau pendaftar nama domain (domain name registry).
Sebagian besar dari NIC di dunia menerima biaya tahunan dari para pengguna legal dengan tujuan bagi si pengguna legal menggunakan nama domain tersebut. Jadi sejenis perjanjian sewa-menyewa terjadi, bergantung kepada syarat dan ketentuan pendaftar. Bergantung kepada beberpa peraturan penamaan dari para pendaftar, pengguna legal dikenal sebagai "pendaftar" (registrants) atau sebagai "pemegang domain" (domain holders).

ICANN memegang daftar lengkap untuk pendaftar domain di seluruh dunia.
Siapapun dapat menemukan pengguna legal dari sebuah domain dengan mencari melalui basis data WHOIS yang disimpan oleh beberpa pendaftar domain.
Di (lebih kurang) 240 country code top-level domains (ccTLDs), pendaftar domain memegang sebuah acuan WHOIS (pendaftar dan nama server). Contohnya, IDNIC, NIC Indonesia, memegang informasi otorisatif WHOIS untuk nama domain .ID.

Namun, beberapa pendaftar domain, seperti VeriSign, menggunakan model pendaftar-pengguna. Untuk nama domain .COM dan .NET, pendaftar domain, VeriSign memegang informasi dasar WHOIS )pemegang domain dan server nama). Siapapun dapat mencari detail WHOIS (Pemegang domain, server nama, tanggal berlaku, dan lain sebagainya) melalui pendaftar.

Sejak sekitar 2001, kebanyakan pendaftar gTLD (.ORG, .BIZ, .INFO) telah mengadopsi metode penfatar "tebal", menyimpan otoritatif WHOIS di beberapa pendaftar dan bukan pendaftar itu saja.

Kontak Administratif (Administrative Contact)

Satu pemegang domain biasanya menunjuk kontak administratif untuk menangani nama domain. Fungsi manajemen didelegasikan ke kontak administratif yang mencakup (diantaranya):

  • keharusan untuk mengikuti syarat dari pendaftar domain dengan tujuan memiliki hak untuk menggunakan nama domain
  • otorisasi untuk melakukan pemutakhiran ke alamat fisik, alamat surel dan nomor telepon dan lain sebagainya via WHOIS

Kontak Teknis (Technical Contact)

Satu kontak teknis menangani server nama dari sebuah nama domain. Beberapa dari banyak fungsi kontak teknis termasuk:

  • memastikan bahwa konfigurasi dari nama domain mengikuti syarat dari pendaftar domain
  • pemutakhiran zona domain
  • menyediakan fungsi 24x7 untuk ke server nama (yang membuat nama domain bisa diakses)
Kontak Pembayaran (Billing Contact)

Tidak perlu dijelaskan, pihak ini adalah yang menerima tagihan dari NIC.

Banyak penyelidikan telah menyuarakan kritik dari metode yang digunakan sekarang untuk mengatur kepemilikan domain. Umumnya, kritik mengklaim penyalahgunaan dengan monopoli, seperti VeriSign Inc dan masalah-masalah dengan penunjukkan dari top-level domain (TLD). Lembaga international ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) memelihara industri nama domain.

--------------
(Berikut ini Saduran dari situs lain soal DNS)


DNS (Domain Name Server) ini melakukan encode atau menerjemahkan dari domain google.com ke dalam bentuk deretan angka unik yaitu berupa IP misal google.com IP nya adalah 208.67.219.231. Jadi bila kita masukan 208.67.219.231 pada browser maka juga akan membuka domain google.com tersebut. Deretan angka IP seperti 174.36.138.32. IP inilah yang digunakan mesin internet untuk saling berkomunikasi seperti Server Domain, Server Hosting, Server Proxy dan sebagainya.

Terus apa hubungan DNS dengan kecepatan akses internet kita ?

Selain trik dan tips mempercepat akses internet pada postingan lalu Menggunakan Proxy dan tweaking pada browser. Kita juga bisa menggunakan DNS alternatif ini untuk mempercepat akses internet kita.

Pada dasarnya semua ISP (Internet Service Provider) atau penyedia layanan sambungan internet seperti indosat, Telkomsel, Telkom, dan sebagainya menggunakan atau mempunyai DNS Server tersendiri. Server DNS suatu ISP atau penyedia internet tentunya juga mempunyai kemampuan, kecepatan, spesifikasi, dan lama cache tersediri. Adakalanya Server DNS ini DROP karena padatnya Trafik DNS server suatu ISP. Sehingga menyebabkan lambannya query atau proses request. Jadi bila terjadi gangguan pada Server DNS suatu ISP, maka pada saat kita akan membuka website menggunakan browser seperti mozila , Firefox, Opera, Flock, safari dan sebagainya, maka akan terasa lebih lambat bahkan terjadi konfirmasi error atau not Found pada browser kita. Seperti yang dulu sering terjadi di Telkom Speedy beberapa saat lalu.

Meski ISP atau penyedia Internet yang kita gunakan mempunyai Server DNS sendiri sebenarnya kita juga bisa menggunakan atau memanfaatkan DNS server ISP operator lain. Jadi Server DNS ini bisa kita gunakan untuk semua jenis ISP yang kita gunakan.

Berikut ini langkah atau Cara merubah Setting DNS pada windows :
Control panel >>> Network Connections >>> Klik kanan account sambungan internet yang sedang aktif /connected >>> Properties >>> Networking >>> Internet Protocol >>> Properties >> Beri Tanda pada Use the Following DNS server addresses >>> masukan DNS yang anda pilih >> Klik Ok

Berikut ini adalah DNS Alternatif yang bisa digunakan:

Daftar DNS Server Indonesia :

Indosat
202.155.0.10
202.155.0.15
202.155.0.20
202.155.0.25
202.155.46.66
202.155.46.77
202.155.30.227

Telkom
202.134.2.5
203.130.196.5
202.134.0.155
202.134.1.10
202.134.0.62
202.159.32.2
202.159.33.2
202.155.30.227

Telkomsel
202.3.208.11
202.3.210.11

AWARI (Asosiasi Warnet Indonesia)
203.142.83.200
203.34.118.10 (primary)
203.34.118.12 (secondary)

Sat.net.id
202.149.82.25
202.149.82.29

cbn.net.id
202.158.40.1
202.158.20.1
202.158.3.7 (primary)
202.158.3.6 (secondary)

indo.net.id
202.159.32.2
202.159.33.2

itb.ac.id
202.249.24.65
167.205.23.1
167.205.22.123
167.205.30.114

ukdw.ac.id
222.124.22.18

Lintas Artha
202.152.0.2 (primary)
202.152.5.36 (secondary)

Singnet
165.21.83.88

Daftar DNS Luar indonesia :

ScrubIt
67.138.54.100
207.225.209.66

DNSadvantage
156.154.70.1
156.154.71.1

vnsc-pri.sys.gtei.net
4.2.2.1
4.2.2.2
4.2.2.3
4.2.2.4
4.2.2.5
4.2.2.6

Verizon (Reston, VA, US)
151.197.0.38
151.197.0.39
151.202.0.84
151.202.0.85
151.202.0.85
151.203.0.84
151.203.0.85
199.45.32.37
199.45.32.38
199.45.32.40
199.45.32.43

GTE (Irving, TX, US)
192.76.85.133
206.124.64.1

One Connect IP (Albuquerque, NM, US)
67.138.54.100

OpenDNS (San Francisco, CA, US)
208.67.222.222
208.67.220.220

Exetel (Sydney, AU)
220.233.167.31

VRx Network Services (New York, NY, US)
199.166.31.3

SpeakEasy (Seattle, WA, US)
66.93.87.2
216.231.41.2
216.254.95.2
64.81.45.2
64.81.111.2
64.81.127.2
64.81.79.2
64.81.159.2
66.92.64.2
66.92.224.2
66.92.159.2
64.81.79.2
64.81.159.2
64.81.127.2
64.81.45.2
216.27.175.2

Sprintlink (Overland Park, KS, US)
199.2.252.10
204.97.212.10
204.117.214.10

Cisco (San Jose, CA, US)
64.102.255.44
128.107.241.185

Server Nama (Name Servers)

Disebut sebagai server nama otoritatif yang mengasuh zona nama domain dari sebuah nama domain.

--------------------------------


Terakhir diubah oleh Admin tanggal Fri Nov 02, 2012 12:40 am, total 1 kali diubah

_______________________________________________

Thank You.
Master Administrator.

Admin
Admin

Jumlah posting : 1083
Points : 2385
Join date : 18.07.11
Lokasi : Jakarta - Indonesia

Penyandang Gelar
Jati Diri User: Pria Idaman

https://facebook.com/amazing.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

DNS untuk IPv4 (Type A)

Post by Admin on Fri Jun 15, 2012 1:30 pm

Domain Type TTL DNS
===========================================================
GOOGLE

google-public-dns-a.google.com A 86400 8.8.8.8
google-public-dns-b.google.com A 86400 8.8.4.4
---
ns1.level3.net A 3600 209.244.0.1
ns2.level3.net A 3600 209.244.0.2
---
ns1.google.com A 345600 216.239.32.10
ns2.google.com A 345600 216.239.34.10
ns3.google.com A 345600 216.239.36.10
ns4.google.com A 345600 216.239.38.10
---
googleapis.com A 300 173.194.35.178
googleapis.com A 300 173.194.35.180
googleapis.com A 300 173.194.35.179
googleapis.com A 300 173.194.35.177
googleapis.com A 300 173.194.35.176




YAHOO

ns1.yahoo.com A 172800 68.180.131.16
ns2.yahoo.com A 172800 68.142.255.16
ns3.yahoo.com A 172800 121.101.152.99
ns4.yahoo.com A 172800 68.142.196.63
ns5.yahoo.com A 172800 119.160.247.124
ns6.yahoo.com A 172800 202.43.223.170
ns7.yahoo.com A 172800 68.142.226.82
ns8.yahoo.com A 172800 202.165.104.22
ns9.yahoo.com A 172800 202.160.176.146

FACEBOOK

a.ns.facebook.com A 172800 69.171.239.12
b.ns.facebook.com A 172800 69.171.255.12
---
facebook.com A 7200 69.171.234.21
facebook.com A 7200 69.171.237.16
facebook.com A 7200 69.171.247.21
facebook.com A 7200 66.220.149.88
facebook.com A 7200 66.220.152.16
---
fbcdn.net A 7200 66.220.152.16
fbcdn.net A 7200 69.171.234.21
fbcdn.net A 7200 69.171.237.16
fbcdn.net A 7200 69.171.247.21
fbcdn.net A 7200 66.220.149.88




COMODO

comodo.com A 1200 91.199.212.176
ns0.comododns.com A 21600 91.209.196.4
ns1.comododns.com A 21600 199.66.200.4
ns0.comododns.net A 21600 178.255.81.1
ns1.comododns.net A 21600 91.209.196.5




OPENDNS

resolver1.opendns.com A 3600 208.67.222.222
resolver2.opendns.com A 3600 208.67.220.220
resolver3.opendns.com A 3600 208.67.222.220
resolver4.opendns.com A 3600 208.67.220.222
---
opendns.com A 30 67.215.92.210
---
auth1.opendns.com A 172800 208.69.39.2
auth2.opendns.com A 172800 67.215.92.66
auth3.opendns.com A 172800 208.69.39.2
---
db7.pao.opendns.com A 86400 208.67.219.76
---
ns1.bsnl.in A 10800 218.248.240.23
ns2.bsnl.in A 10800 218.248.240.79
ns3.bsnl.in A 10800 218.248.240.208
ns4.bsnl.in A 10800 218.248.240.135
ns5.bsnl.in A 10800 218.248.240.24
ns6.bsnl.in A 10800 218.248.240.141
ns7.bsnl.in A 10800 218.248.240.179
ns8.bsnl.in A 10800 218.248.240.180
ns9.bsnl.in A 10800 218.248.240.134
ns10.bsnl.in A 10800 218.248.241.2
ns11.bsnl.in A 10800 218.248.240.178
ns12.bsnl.in A 10800 218.248.240.209
ns13.bsnl.in A 10800 218.248.241.3
ns14.bsnl.in A 10800 218.248.241.4
ns15.bsnl.in A 10800 218.248.241.5



ARCHIVE

ns1.archive.org A 1800 208.70.31.236
ns2.archive.org A 1800 208.70.31.251
---
ns3.archive.org A 1800 207.241.235.1
ns3.archive.org A 1800 149.20.55.5
ns4.archive.org CNAME 1800 207.241.224.2



MICROSOFT

ns1.bing.com A 3600 131.253.13.32
---
ns1.msft.net A 3600 65.55.37.62
ns2.msft.net A 3600 64.4.59.173
ns3.msft.net A 3600 213.199.180.53
ns4.msft.net A 3600 207.46.75.254
ns5.msft.net A 3600 65.55.226.140
ns6.msft.net A 3600 213.199.180.61



INDOSAT

indosat.com A 3600 202.152.161.193
ns1.indosat.com A 3600 114.5.1.1
ns2.indosat.com A 28800 202.152.165.36
ns3.indosat.com A 28800 202.152.165.39
ns4.indosat.com A 28800 202.93.40.174
ns5.indosat.com A 3600 114.5.5.5
ns6.indosat.com A 28800 202.93.33.33
ns7.indosat.com A 28800 114.5.5.77
---
nakula.indosat.com A 28800 202.152.161.227
sadewa.indosat.com A 28800 202.152.161.229
---
indosatm2.com A 600 124.81.92.144
indosat.net.id A 86400 202.155.27.131
ns1.indosat.net.id A 86400 202.155.0.20
ns2.indosat.net.id A 39411 202.155.0.15
ns3.indosat.net.id A 86400 202.155.0.10
ns4.indosat.net.id A 86400 124.81.82.50
ns5.indosat.net.id A 86400 124.81.92.143
ns6.indosat.net.id A 86400 202.155.27.240
ns7.indosat.net.id CNAME 86400 202.155.0.94
---
ns1.cbn.net.id A 14399 202.158.20.1
ns2.cbn.net.id A 14399 202.158.40.1
ns3.cbn.net.id A 14399 202.158.40.3
---
ns1.indo.net.id A 86400 202.159.32.2
ns2.indo.net.id A 86400 202.159.33.2
ns3.indo.net.id A 86400 202.53.253.65
ns4.indo.net.id A 86400 202.53.251.17
---
ns1.iptek.net.id A 86400 202.46.1.2
ns2.iptek.net.id A 86400 202.46.1.3
---
ns1.rad.net.id A 38400 202.154.1.2
ns2.rad.net.id A 38400 202.154.3.2
---
dns1.nap.net.id A 30 202.59.163.1
dns2.nap.net.id A 30 202.59.163.2
dns3.nap.net.id A 30 202.59.163.200
---
ns1.afraid.org A 300 50.23.197.95
ns2.afraid.org A 300 174.37.196.55
ns3.afraid.org A 300 72.20.15.59
ns4.afraid.org A 300 174.128.246.100
ns5.afraid.org A 1800 67.18.179.15
ns6.afraid.org A 1800 67.19.238.247
ns7.afraid.org A 3600 72.8.150.11
ns8.afraid.org A 1800 67.19.238.250
ns9.afraid.org A 1800 72.8.150.5
ns10.afraid.org A 3600 82.164.189.65
ns11.afraid.org A 3600 67.19.238.253
ns12.afraid.org A 3600 217.96.190.70
ns13.afraid.org A 60 85.166.66.252
---
pickle.afraid.org A 3600 173.193.220.116
tungsten.afraid.org A 3600 72.8.150.27
granite.afraid.org A 3600 70.39.97.245



TELKOM/TELKOMSEL

telkomsel.com A 86400 202.3.208.138
flash.telkomsel.com A 86400 202.3.208.70
ns1.telkomsel.com A 86400 202.3.208.10
ns2.telkomsel.com A 86400 202.3.210.10
ns3.telkomsel.com A 86400 202.3.208.11
ns4.telkomsel.com A 86400 202.3.210.11
---
ns1.telkom.co.id A 86400 203.130.196.6
ns2.telkom.co.id A 86400 202.134.2.5
---
ns1.telkom.net.id A 900 203.130.196.6
ns2.telkom.net.id A 900 203.130.193.75
ns3.telkom.net.id A 900 202.134.1.5
---
dns1.telkom.net.id A 132 202.134.0.62
dns2.telkom.net.id A 900 222.124.18.62
---
ns1.id A 13300 202.155.30.227



XL

xl.co.id A 86400 202.152.224.82
ns1.xl.co.id A 86400 202.152.254.245
ns2.xl.co.id A 86400 112.215.37.178
---
ns1.xl.net.id A 86400 202.152.254.246
ns2.xl.net.id A 86400 112.215.37.179
ns3.xl.net.id A 86400 112.215.37.178
ns4.xl.net.id A 86400 112.215.37.179
---
socrates.xl.net.id A 86400 202.152.254.245
hercules.xl.net.id A 86400 202.152.253.134
hertz.xl.net.id A 86400 202.152.254.246



LAIN-LAIN

sns-pb.isc.org A 7200 192.5.4.1
ord.sns-pb.isc.org A 7200 199.6.0.30
sfba.sns-pb.isc.org A 7200 149.20.64.3
ams.sns-pb.isc.org A 7200 199.6.1.30



ns1.p34.dynect.net A 86400 208.78.70.34
ns2.p34.dynect.net A 86400 204.13.250.34
ns3.p34.dynect.net A 86400 208.78.71.34
ns4.p34.dynect.net A 86400 204.13.251.34
---
ns1.dynamicnetworkservices.net A 86400 208.78.70.100
ns2.dynamicnetworkservices.net A 86400 204.13.250.100
ns3.dynamicnetworkservices.net A 86400 208.78.71.100
ns4.dynamicnetworkservices.net A 86400 204.13.251.100


--------

Perubahan DNS IPv4 pada setting koneksi internet anda akan menyebabkan salah satu diantaranya;

1. Bila melakukan surfing atau browsing di dunia maya, maka anda akan dapat mengakses dengan cepat seluruh situs-situs yang anda buka tanpa ada kendala,
2. Atau anda tidak dapat mengakses seluruh situs di internet,
3. Atau anda hanya dapat mengakses beberapa situs saja,
4. Atau anda hanya dapat mengakses situs-situs yang berbasis video/flash,
5. Atau anda hanya dapat mengakses situs-situs berbasis teks/artikel semata,
6. Atau anda tidak dapat mengakses situs-situs online & social network,
7. Atau anda mampu mengakses seluruh situs namun terkesan 'lemot',
8. Atau anda mampu membuka suatu situs internet kadang cepat kadang lambat.

Dengan demikian yang perlu anda perhatikan adalah setting DNS pada koneksi internet anda. Gunakan kombinasi DNS yang tepat antara "Preferred" dengan "Alternate".
Misalnya anda menggunakan DNS Google 8.8.8.8 untuk preferred, 8.8.4.4 untuk alternate. Atau bila dirasa 'lemot' anda bisa menggunakan DNS yang lainnya. Misalkan anda coba DNS 8.8.4.4 sebagai 'preferred', maka anda bisa menggunakan 209.244.0.2 (ns2.level3.net) sebagai 'alternate' DNS, atau 216.239.34.10 (ns2.google.com) sebagai 'alternate' DNS, kombinasi ini akan menghasilkan pula akses yang prima.

Kecepatan suatu DNS server dalam membaca 'Domain' suatu situs bisa juga dipengaruhi pada kombinasi DNS yang anda gunakan saat mengakses internet. Contohnya; bila anda menggunakan DNS milik "INDOSAT" yakni 114.5.5.77 sebagai preferred DNS, maka alternate DNS yang bisa menghasilkan akses yang prima yakni 202.152.165.36 lokasi ini berada pada domain ns2.indosat.com, atau kadang Indosat menggunakannya pada lokasi 202.152.165.39 (ns3.indosat.com) dan tergantung pula pada "Paket Internet" yang mana yang anda beli sebagai 'Pelanggan' dari Indosat. Demikian pula dengan ISP yang lainnya.

Admin hanya menyarankan; cobalah untuk mengkombinasikan DNS yang akan anda gunakan, hingga menemukan kombinasi DNS yang cocok untuk sambungan internet anda. Ingatlah bahwa DNS server memiliki pula batasan atau cakupan akses ke domain situs, yang salah satunya adalah kecepatan terhubung ke situs yang anda tuju. Sekian banyak user internet yang menggunakan satu DNS yang sama, maka sekian banyak pula beban yang harus ditanggung sebuah DNS server, sehingga kecepatan juga mempengaruhi proses kerja sebuah server DNS dalam menangani lalulintas internet.

Selamat mencoba !
----

_______________________________________________

Thank You.
Master Administrator.

Admin
Admin

Jumlah posting : 1083
Points : 2385
Join date : 18.07.11
Lokasi : Jakarta - Indonesia

Penyandang Gelar
Jati Diri User: Pria Idaman

https://facebook.com/amazing.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik